Tips Menjaga Motivasi untuk Menyelesaikan Apa yang Sudah Dimulai

warning: Missing argument 2 for archive_help() in /home/aurw5858/public_html/modules/archive/archive.module on line 7.

Minggu pagi, sudah duduk rapi di beranda rumah, menyeruput teh manis hangat buatan si Mbok...
Langit terlihat kelabu dan angin agak kencang bertiup…daun-daun pohon jambu di halaman rumah terombang-ambing ke kanan dan ke kiri.
Ketika kaki melangkah hendak berangkat ke Gereja, hujan turun mengguyur...
Saya lalu memutuskan untuk Misa sore saja
Masuk kembali ke rumah, duduk di meja kerja, mulai membuka laptop dan buku agenda..
Minggu, 27 Februari 2011. Ada 1 tugas pribadi yang harus diselesaikan dalam dua minggu kedepan, tugas ini sudah nangkring di agenda saya lebih dari satu setengah bulan dan melihat corat coretannya, terakhir kali saya menyentuh tugas itu adalah dua minggu yang lalu..

Dua minggu yang lalu?! Owh my…
Berati dari satu setengah bulan berjalan, setengah bulan sudah saya anggurkan itu tugas.
”Hey hellooo !! apa guna kata-kata action-mu cisca! Gak konsisten banget siy. Ayuk kerjakan!” seru miniature saya berbaju peri cantik dan bersayap malaikat yang muncul melayang-layang di sudut kanan atas kepala
“Mana hasilnya?? Process oriented memang penting, tapi lebih penting lagi result oriented! jangan cepat puas ah!” bayangan wajah teman dekat saya yang akhir-akhir ini sering banget ngingetin untuk result oriented ikut-ikutan datang mengomentari

Saya jadi teringat sama obrolan dengan seorang teman di pinggir kolam renang Selasa lalu.
Waktu itu kami membahas tentang sebuah project yang sedang ia garap. Project ini sudah sejak tahun lalu di-plan dan dijalankan, namun hingga kini belum selesai juga..
“Susah yee konsisten untuk ngerjain sesuatu itu!” celetuknya

And here I am.. facing the exact same thing as he is ..asking the same question..
“Bagaimana caranya menjaga agar terus termotivasi dalam mengerjakan sesuatu yang sudah dimulai dan menyelesaikannya?”
Padahal waktu ngobrol sama teman saya itu, saya dengan lancarnya ngasih nasihat-nasihat :)
O well, ternyata, saya pun perlu diingatkan, dimotivasi, disemangati… :):)

Sering juga ngalamin hal seperti cerita di atas?
Punya keinginan tapi belum terlaksana?
Punya pekerjaan yang berhenti ditengah jalan dan mulai dilupakan?

Berikut 9 cara yang menurut saya efektif dalam membantu kita untuk tetap produktif dan termotivasi dalam menyelesaikan apa yang telah dimulai serta antusias terhadap apa yang hendak dikerjakan:

1. Perjelas tujuan
Sebelum jauh melangkah, hal pertama yang harus dilakukan adalah memperjelas tujuan.
Cara mudah yang saya lakukan biasanya bertanya menggunakan 5W+1H

  • What: Apa sih pekerjaannya?
  • Why: Kenapa harus dilakukan? Apa impactnya terhadap saya jika dilakukanan/tidak dilakukan?
  • When: Kapan harus diselesaikan? Apakah harus di satu satuan waktu tertentu atau kita bisa bebas menentukan kapan dilakukan dalam proses pengerjaannya?
  • Who: Pekerjaan ini akan mempengaruhi siapa saja atau dengan siapa saja saya terlibat?
  • Where: Apakah ada spesifik lokasi dimana pekerjaan ini harus dilakukan? Atau bisa dimana saja melakukannya?
  • How: Bagaimana menyelesaikan pekerjaan tersebut? Apakah butuh skill tertentu? Dalam menyelesaikannya apakah bisa sekali jalan atau perlu dibagi menjadi beberapa fase?

Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, setidaknya kita sudah mensketsa pekerjaan menjadi sebuah kerangka kerja, membuat lebih terstruktur sistematis

2. Bagilah pekerjaan dalam beberapa fase
Berdasarkan pengalaman, saat memiliki sebuah target dan yang terpikirkan adalah segera mencapainya.. yang ada malah jadi bingung, mana/apa yang mesti dikerjakan duluan
Atau bahkan menciutkan nyali karena merasa “this is too big!”
Hindari mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus/bersamaan..
Ingin menyelesaikan pekerjaan cepat-cepat itu baik, tapi bekerja secara sporadis itu kurang baik.
Waktu jadi terbuang, pekerjaan tidak ada yang selesai..
Bagilah pekerjaan menjadi beberapa fase, menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga:

  • Punya list mana yang perlu dikerjakan duluan
  • Tahu mana yang harus dikerjakan serial mana yang bisa paralel
  • Pencapaiannya dapat dilihat progressnya
  • Lebih mudah dikontrol dan cepat dianalisa dan ditindaklanjuti jika terjadi hambatan
  • Kebahagiaan pencapaian tugas sebelumnya dapat menjadi motivasi untuk menyelesaikan tugas berikutnya

3. Pisahkan bagian yang sulit dari bagian yang mudah
Setiap pekerjaan selalu mempunyai bagian yang sulit dan bagian yang mudah.
Jika kita dapat memisahknya menjadi 2 bagian tersebut, kita dapat mengontrol kapan melakukannya sesuai dengan mood.
Seperti saya, saya sangat bersemangat dan mampu fokus serta konsentrasi tingkat tinggi jika bekerja di pagi hari. Jika pekerjaannya bisa dilakukan paralel, artinya tidak perlu menunggu bagian lain selesai dulu, maka saya memilih mengerjakan bagian sulit di pagi hari. Ketika energi sudah berkurang di siang hari, saya mulai mengerjakan bagian yang mudah :)

4. Lakukan saat ini juga
Setiap kali tiba jadwalnya untuk mengerjakan, lakukan segera
Tegalah pada diri anda sendiri, bangun dan mulailah mengerjakan!
Percayalah, sekali sudah mulai akan jadi asyik sendiri dan berkeinginan untuk segera menyelesaikan, segera lanjut ke fase berikutnya :)

5. Fokus
Pegang komitmen bahwa waktu ini adalah untuk mengerjakan ini saja.
Fokus sangat penting.
Taruh air minum dekat dengan Anda
Disarankan untuk menjauhkan hal-hal yang mampu menggoda Anda untuk berpaling dari pekerjaan yang hendak dilakukan seperti:

  • Matikan TV
  • Rubah radio menjadi alunan lagu dari CD atau USB Anda dan pelankan volumenya. Percayalah, bekerja sambil mendengarkan radio juga dapat distract karena terpecah perhatiannya dengar topik-topik yang sedang dibahas
  • Silent mode HP
  • Matikan akses wifi/internet kecuali jika pekerjaan membutuhkan Anda untuk mengaksesnya :)

Buat Ibu bekerja seperti saya, waktu selepas tengah malam atau pagi-pagi sangat, dimana semua orang terlelap tidur adalah waktu yang tepat untuk fokus menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan tersebut :)
Kesendirian dan kesunyiannya sangat membantu saya berkreasi.

6. Bayangkan bagaimana pekerjaan ini akan membentuk kesuksesan masa depan kita
Sewaktu kita berkata “mau” melakukan pekerjaan ini, kita tentu sudah mampu mengukur, bagaimana pekerjaan ini akan menambah value untuk hidup pribadi kita. Saat malas datang menyerang, munculkanlah kembali bayangan ini!

7. Tell the world
Beri tahu orang-orang terdekatmu saat punya target atau resolusi atau pekerjaan atau janji, lengkap dengan kapan berencana untuk melaksanakan dan mencapainya
Tindakan ini memberikan efek psikologis kepada diri sendiri: rasa gengsi sudah bocor kemana-mana memicu untuk benar-benar menyelesaikan atau mencapai apa yang sudah diucapkan
Saya mulai melakukan ini.
Minggu lalu, saya membuat janji temu dengan teman saya, tanggal 23 Februari 5 tahun ke depan untuk mengkalibrasi sudahkan kita mencapai apa yang kita cita-citakan :):)

8. Temukan seorang yang dapat membantu
Temukan seseorang yang memiliki pengalaman yang sama, orang yang sudah berhasil, sehingga Anda dapat meminta nasehat dan belajar dari pengalamannya
Manfaatkan keinginan bersaing untuk hal yang positif: carilah sparing partner, yaitu teman yang sedang sama-sama melakukan sebuah pekerjaan besar seperti kita.
Kadang melihat dia berprogres memacu kita untuk juga berprogres

9. Istirahat sejenak
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa setelah kita bekerja selama 40-45 menit, otak kita cenderung lelah atau melambat sehingga istirahat sejenak sangat diperlukan.
Ambilah istirahat ringan sekitar 3- 5 menit, jika memungkinkan, menjauhlah dari tempat Anda bekerja.
Lakukan peregangan, minum segelas air putih, atau berjalan-jalan mencari udara segar. Niscaya akan mendapatkan energi tambahan secara instan, sehingga anda akan termotivasi dan bersemangat untuk melanjutkan kembali pekerjaan Anda.
Ketika motivasi sedang mengecil-mengecil dan serasa akan menghilang :)…Take a break!
Berkumpulah bersama teman-teman positif Anda :)
Sekedar duduk ngobrol di café atau menonton film bersama atau pergi karaoke..
ceritakan kegelisahan Anda.. tertawa bersama
Berkumpul dan bersenang-senang dengan teman-teman positif akan memberikan dorongan dan semangat pada Anda dan mengembalikan energi positif untuk menyelesaikan pekerjaan Anda…

Jika kita dapat secara konsisten melakukan 9 hal di atas, mudah-mudahan kita dapat lebih lebih produktif, lebih antusias, dan lebih termotivasi dalam mengerjakan apa yang kita rencanakan atau menyelesaikan apa yang sudah kita mulai.
Yuk saling mengingatkan!

Happy Monday Prens!