Mengelola Rasa Takut

warning: Missing argument 2 for archive_help() in /home/aurw5858/public_html/modules/archive/archive.module on line 7.

Rasa takut kadang bisa membuat kita mengeluarkan usaha terbaik..namun lebih sering membuat tidak bisa kemana-mana. Lembam!

Saya pernah, takut loncat ke laut dari sebuah jembatan setinggi 7 meter di Pulau Tidung..
Apa yang terjadi?
Rasa takut itu membuat saya hanya berdiri di pinggir jembatan selama kurang lebih 40 menit.

Sementara saya terpaku disana bergulat dengan rasa takut.. Teman dan orang lain berterjunan dengan riang gembira silih berganti.

Waktu itu saya berpikir: saya akan memberanikan diri kalau kesini lagi! Pasti bisa kesini lagi.. Pulang hari pun bisa!

Hahaha
Sudah bisa ditebak ya!
Sampai hari ini.. Sudah beberapa tahun berlalu.. Ya belum juga kesampaian.

Cerita ini bisa jadi analogi untuk kondisi sedang mau ambil keputusan.

Kadang rasa takut muncul, membuat kita maju mundur..
Yang saya pelajari, semakin lama mikir.. chance ketakutan menguasai semakin besar
Saran: kalau sudah punya data cukup.. Resikonya sudah teridentifikasi dan bisa dicover.. Just do it!
Jump!

Lalu pikiran tentang memberanikan diri kalau kesana lagi sama seperti berharap ada kesempatan kedua.

Hei hei hei! Kesempatan itu sering kali datang hanya sekali!
Kadang kita tahu datangnya..kadang gak tahu Maka dari itu siapkan diri selalu!
Berusaha yang terbaik selalu!

O ya..
Kadang ada kesempatan yang bisa diciptakan..
Seperti cerita saya di atas.. Sebenarnya saya gak perlu nunggu bertahun-tahun ada event main ke pulau lagi untuk mewujudkan loncat jembatan itu.
Kalau saya memang mau, saya bisa mengatur waktu: berangkat, loncat, pulang lagi.
Bisa jadi saya malas.
Bisa jadi saya masih takut.

Kalau sedang ada di kondisi ini.. segera tanyakan ke dalam diri..
Apakah ketakutan masih meraja?
atau ternyata memang tidak bersungguh-sungguh?
Sehingga bisa segera make decision & take action!

Jadi.. Yuk kelola rasa takut kita jadi sesuatu yang lebih positif!