Keberuntungan

warning: Missing argument 2 for archive_help() in /home/aurw5858/public_html/modules/archive/archive.module on line 7.

Kebanyakan orang bilang, keberuntungan hanya milik orang-orang tertentu.
Semacam berkah/hadiah yang datangnya sewaktu-waktu tanpa bisa diduga.

Di suatu makan siang
Saya dan dua orang teman mendiskusikan tentang keberuntungan..
Kami bertiga sama-sama tergelitik, apakah memang iya, kita tidak bisa menciptakan keberuntungan?

Sebut saja pintar
untuk jadi pintar, semua orang harus belajar
otak encer ataupun biasa-biasa saja, semua kembali kepada individunya mau usaha atau tidak untuk belajar
kecemerlangan yang mempercepat penguasaan bahan si otak encer adalah hasil dari usaha dan kesadaran si pemilik otak encer terhadap kelebihannya
Pemilik otak biasa-biasa saja, tetap bisa sejajar kepintaran dengan si otak encer, tentu saja dengan usaha yang lebih

Sebut juga kaya
untuk jadi kaya, semua orang harus berusaha
mengontrol keuangan
mencari peluang untuk mengembangkan modal
membangun relasi, memanfaatkan relasi
dan seterusnya..
Semua orang punya kesempatan yang sama, tinggal dijalankan prosesnya dan juga kesadaran memanfaatkan peluang-peluang yang ada

Sebut lagi bahagia
Semua orang bisa bahagia asalkan mau menyadari bahwa kebahagiaan hakiki itu berasal dari dalam diri bukan dari luar.
Ketika kita menggantungkan kebahagiaan pada hal-hal di luar, seringkali kita akan semakin menjauhi kebahagiaan itu sendiri.
Kepenuhan diri dengan rasa syukur itulah kebahagiaan.. kebahagiaan datang lewat hal-hal sederhana. Bahagia bisa diciptakan.

Berdasarkan 3 contoh di atas
Maka kami sepakat bahwa semua orang punya kesempatan yang sama untuk beruntung!
Ia tidak datang tiba-tiba seperti hadiah
Ia pun ternyata bisa diciptakan!

Bagaimana menciptakan keberuntungan?

  • Kesadaran terkini
    Asah kesadaran terkini, fokus saat ini, fully aware terhadap apa yang sedang dipikirkan, apa yang hendak diucapkan dan dilakukan. Kesadaran terkini sangat membantu kita mengidentifikasi peluang-peluang yang muncul di hadapan kita
  • Berbagi
    Semakin sering kita berbagi, somehow semakin banyak hal-hal baik yang datang pada kita
    Berbagi dalam segala bentuk: senyuman, perhatian, pujian tulus, ilmu, bantuan, dst.
    Sungguh benar kita ini hanya perpanjangan tangan Tuhan
    ketika kita menyalurkan tangan untuk menerima, dan mengalirkan kasih dan berkahNya pada sekitar.. kasih dan berkah lain datang..
  • Bersyukur
    Ketika kita mampu bersyukur, kita mengalami keberuntungan ^_^
    Rasa syukur menjadikan kita beruntung...
    Maka semakin sering kita bersyukur... semakin beruntunglah kita

Kami pun mengakhiri makan siang dengan semangat dan sumringah
Ya! Keberuntungan bisa diciptakan.
Kami sungguh orang-orang yang beruntung!

Mari kita ciptakan keberuntungan-keberuntungan!
Bisa!